Kamis, 18 Oktober 2018

SISTEM PENILAIAN PROSES PEMBELAJARAN SAINS PADA SISWA


Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh, menganalisis, dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan, sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan (Trianto, 2010). Penilaian adalah proses memberikan atau menentukan nilai kepada objek tertentu berdasarkan suatu kriteria tertentu Untuk dapat menentukan suatu nilai atau harga suatu objek diperlukan adanya ukuran atau kriteria. Dalam penilaian Pendidikan, mencangkup tiga sasaran utama yakni program pendidikan, proses belajar mengajar  dan hasil-hasil belajar.
Pada Kurikulum 2013, penilaian hasil belajar peserta didik mencakup kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dilakukan secara berimbang sehingga dapat digunakan untuk menentukan posisi relatif setiap peserta didik terhadap standar yang telah ditetapkan. Dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), semua aspek penilaian meliputi : pengetahuan, pemahaman dan penerapan konsep IPA; keterampilan dan proses; dan  karakter dan sikap (sikap ilmiah). Sehingga peserta didik betul-betul mendapatkan kesempatan untuk belajar IPA.
Penilaian proses dilaksanakan saat proses pembelajaran berlangsung. Penilaian proses merupakan penilaian yang menitik beratkan sasaran penilaian pada tingkat efektivitas kegiatan belajar mengajar dalam rangka pencapaian tujuan pengajaran. Penilaian proses belajar mengajar menyangkut penilaian terhadap kegiatan guru, kegiatan siswa, pola interaksi guru-siswa dan keterlaksanaan proses belajar mengajar.

Tujuan Penilaian
Tujuan penilaian proses belajar mengajar pada hakikatnya adalah untuk mengetahui kegiatan belajar mengajar, terutama efesiensi, keefektifan, dan produktivitas dalam mencapai tujuan pengajaran. Dimensi penilaian proses belajar mengajar berkenaan dengan komponen-komponen proses belajar mengajar seperti tujuan pengajaran, metode, bahan pengajaran, kegiatan belajar dan mengajar guru, dan penilaian.
Penilaian mempunyai sejumlah fungsi di dalam proses belajar mengajar, yaitu:
1.      Sebagai alat guna mengetahui apakah siswa talah menguasai pengetahuan, nilai-nilai, norma-norma dan keterampilan yang telah diberikan oleh guru.
2.      Untuk mengetahui kelemahan peserta didik dalam melakukan kegiatan belajar.
3.      Mengetahui tingkat ketercapaian siswa dalam kegiatan belajar.
4.      Sebagai sarana umpan balik bagi seorang guru, yang bersumber dari siswa.
5.       Sebagai alat untuk mengetahui perkembangan belajar siswa.
6.      Sebagai materi utama laporan hasil belajar kepada para orang tua siswa.

Aspek Penilaian
Tujuan IPA adalah menguasai pengetahuan IPA, memahami dan menerapkan konsep IPA, menerapkan keterampilan proses, dan mengembangkan sikap. Tujuan penilaian ini sejalan dengan tiga aspek dalam kerangka kurikulum IPA seperti ditunjukkan di bawah:
1.      Penilaian Pengetahuan, Pemahaman dan Penerapan Konsep IPA
Penilaian pengetahuan IPA merupakan produk dari pembelajaran IPA. Penilaian ini bertujuan untuk melihat penguasaan peserta didik terhadap fakta,konsep, prinsip, dan hukum-hukum dalam IPA dan penerapannya dalamkehidupan. Peserta didik diharapkan dapat menggunakan pemahamannyatersebut untuk membuat keputusan, berpartisipasi di masyarakat, danmenanggapi isu-isu lokal dan global.
2.      Penilaian Keterampilan Proses
Penilaian dilakukan tidak hanya terhadap produk, tetapi juga proses.Penilaian proses IPA dilakukan terhadap keterampilan proses IPA, meliputi keterampilan dasar IPA dan keterampilan terpadu tingkat awal. Keterampilan proses IPA dasar meliputi :
  •  Observasi
Penilaian keterampilan melakukan observasi dinilai pada saat melakukanobservasi dalam rangka memperoleh data hasil penginderaan terhadap objek dan fenomena alam menggunakan panca indera. Informasi yang diperoleh menimbulkan rasa ingin tahu, pertanyaan, interpretasi, dan investigasi.
  •  Komunikasi
Keterampilan berkomunikasi secara ilmiah menggunakan berbagai cara, seperti menggunakan grafik, carta, peta, simbol, diangram, rumus matematis, dan demonstrasi visual, baik secara tertulis maupun lisan.
  •  Klasifikasi
Keterampilan melakukan klasifikasi diperlukan untuk mengelompokkan berbagaiobjek untuk mempermudah mempelajarinya, berdasarkan persamaan,perbedaan, dan saling keterkaitan obyek.
  • Pengukuran
Keterampilan melakukan pengukuran menggunakan alat ukur standar untukmelakukan observasi secara kuantitatif, membandingkan, dan mengklasifikasikan, serta mengkomunikasikannya secara efektif. Alat pengukuran meliputi penggaris,meteran, neraca, gelas ukur, termometer, pH meter, Higrometer, dan sebagainya.
  •  Inferensi
Keterampilan melakukan interpretasi dan menjelaskan kejadian di sekitar kita.Kemampuan ini dibutuhkan antara lain untuk menyusun hipotesis. Interpretasimenghubungkan pengalaman lampau dengan apa yang sedang dilihat.
  • Prediksi
Keterampilan melakukan prediksi ditentukan oleh observasi yang teliti daninferensi untuk memprediksi apa yang akan terjadi untuk menentukan reaksi yangtepat terhadap lingkungan.
  •   Percobaan Sederhana
Keterampilan melakukan percobaan diawali dengan kemampuan menyusunpertanyaan,mengidentifikasi variabel, mengemukakan hipotesis, mengidentifikasi variabel kontrol, membuat desain percobaan, melakukan percobaan,mengumpulkan data, dan interpretasi data.
3.      Penilaian sikap
Penilaian sikap ilmiah meliputi sikap obyektif, terbuka, tidak menerima begitusaja sesuatu sebagai kebenaran, ingin tahu, ulet, tekun, dan pantang menyerah. Selain itu, kemampuan bekerjasama, bertukar pendapat, mempertahankan pendapat, menerima saran, dan kemampuan sosial lainnya dapat juga dilakukanmelalui pembelajaran IPA

Teknik dan Instrumen Penilaian
Teknik dan instrumen yang digunakan untuk penilaian kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan sebagai berikut:
a.  Penilaian kompetensi sikap
Pendidik melakukan penilaian kompetensi sikap melalui observasi, penilaian diri, penilaian “teman sejawat” (peer evaluation) oleh peserta  didik  dan   jurnal.  
Instrumen  yang  digunakan   untuk observasi, penilaian diri dan penilaian antar peserta didik adalah daftar cek atau skala penilaian (ratingscale) yang disertai rubrik, sedangkan pada jurnal berupa catatan pendidik. Observasi merupakan teknik penilaian yang dilakukan secara berkesinambungan dengan menggunakan indera,baik secara langsungmaupun  tidak  langsung  dengan  menggunakan pedoman observasi yang berisi sejumlahindikator perilaku yang diamati. Penilaian diri merupakan teknik penilaian dengan cara meminta peserta didik untuk mengemukakan kelebihan dan kekurangan dirinya dalam konteks pencapaian kompetensi. Instrumen yang digunakan berupa lembar penilaian diri. Penilaian antar peserta didik merupakan teknik penilaian dengan cara meminta peserta didik untuk saling menilai terkait dengan pencapaian kompetensi. Instrumen yang digunakan berupa lembar penilaianantarpeserta didik. Jurnal merupakan catatan pendidik di dalam dan di luar kelas yang berisi informasi hasil pengamatan tentang kekuatan dan kelemahan peserta didik yang berkaitan dengan sikap dan perilaku.
b.        Penilaian Kompetensi Pengetahuan
Pendidik menilai kompetensi  pengetahuan  melalui tes  tulis, tes lisan, dan enugasan.
-          Instrumen tes tulis berupa soal pilihan ganda,isian,jawaban singkat, benar-salah, menjodohkan, dan uraian .Instrumen uraian dilengkapi pedoman penskoran.
-          Instrumen tes lisan berupa daftar pertanyaan.
-          Instrumen penugasan berupa pekerjaan rumah dan/atau projek yang dikerjakan secara individu atau kelompok sesuai dengan karakteristik tugas.
c.         Penilaian Kompetensi Keterampilan
Pendidik menilai kompetensi keterampilan melalui penilaian kinerja, yaitu penilaian yang menuntut peserta didik mendemonstrasikan suatu  kompetensi tertentu  dengan  menggunakan  tes  praktik, projek, dan penilaian portofolio.Instrumen yang digunakan berupa daftar cek atau skala penilaian (rating scale) yang dilengkapi rubrik.
-          Tes praktik adalah penilaian yang menuntut respon berupa keterampilan melakukan suatu aktivitasatau perilaku sesuai dengan tuntutan kompetensi.
-          Projek adalah tugas-tugas belajar (learningtasks) yang meliputi kegiatan perancangan,   pelaksanaan,   dan pelaporan secara tertulis maupun lisan dalam waktu tertentu.
-          Penilaian portofolio adalah penilaian yang dilakukan dengan cara  menilai kumpulan  seluruh  karya  peserta  didik  dalam bidang    tertentu   yang   bersifat   reflektif-integratif   untuk mengetahui      minat,    perkembangan,    prestasi,    tertentu. Karya tersebut dapat berbentuk tindakan nyata yang mencerminkan kepedulian peserta didik terhadap lingkungannya.

DISKUSI
  1.  Bagaaimanaa cara melakukan penilaian sikap sementara anak atau peserta didik memiliki karakteristik yang berbeda ? 
  2. Apa saja yang harus dipersiapkan oleh guru sebelum melakukan penilaian proses ? 
  3.  Bagaimana cara melakukan penilaian jika siswa belajar dalam suatu kelompok ?

30 komentar:

  1. Assalamualaikum warohmatullah wabarokatu
    Saya akan menanggapi pertanyaan nomor 1
    Diawal tahun pelajaran sekolah menetapkan beberapa karakter yang akan dinilai.
    Penilaian sikap ada dua yaitu utama dan penunjang. Guru mata pelajaran melakukan penilaian sikap dengan menggunakan jurnal harian. Siswa dengan sikap yang sangat baik di motivasi dan diberi penguatan. Siswa yang sikapnya kurang baik diberi pembinaan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waalaikum salam warohmatullah wabarokatu.
      terimakasih atas saran dan tanggapan nya kak, semoga menjadi manfaat dan penunjang untuk artikel ini, terlebih lagi untuk penulis sendiri

      Hapus
  2. Pertanyaan no 2.guru harus mempersiapkan rubrik penilaian yang mencakup ketiga aspek yakni kognitif, apektif dan psikomotorik

    BalasHapus
  3. Pertanyaan no 2.guru harus mempersiapkan rubrik penilaian yang mencakup ketiga aspek yakni kognitif, apektif dan psikomotorik

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih atas masukannya. semoga bisa bermanfaat buat artikel kami dan penulis sendiri

      Hapus
  4. Saya sangat tertarik utk menanggapi permasalahan yg no 3, sebagaimana kita ketahui bahwasanya setiap siswa memiliki tingkat kecerdasannya masing". Utk menilai siswa dalam suatu kelompok guru dapat melakukan penilaian dg cara melihat keaktifan dan peran siswa terhadap kontrobusiny dlm suatu kelompok dan berani mengemukan pendapat dalam berdiskusi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih atas tanggapan dan masukannya. semoga bisa bermanfaat buat artikel kami dan penulis sendiri

      Hapus
  5. Salam edukasi...
    Menurut pendapat saya, penilaian adalah seauatu yg sangat penting dlm KBM. Untuk dapat melaksanakan penilaian dengan baik dan autentik, seorang guru harus menyiapkan rubrik atau instrumen penilaian yg dapat mengukur ketercapaian indikator belajar. Juga guru harus menyiapkan bentuk instrumen yg akan di gunakan dalam proses penilaian. Penilaian mencakup penilaian sikap, ketrampilan dan pengetahuan..
    Ditunggu artikel berikutnya ya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam edukasi.
      terimakasih atas tanggapan dan masukannya. semoga bisa bermanfaat buat artikel kami dan untuk penulis sendiri

      Hapus
  6. Assalamu alaikum...
    Saya akan membahas point ke 3
    Membuat blangko penilaian sikap. Yang dinilai adalah sbb:
    Kemampuan menyampaikan pendapat.
    Kemampuan memberikan argumentasi.
    Kemampuan memberikan kritik.
    Kemampuan mengajukan pertanyaan.
    Kemampuan menggunakan bahasa yang baik.
    Kelancaran berbicara.

    BalasHapus
    Balasan
    1. waalaikum salam.
      terimakasih atas tanggapan dan masukannya. semoga bisa bermanfaat buat artikel kami dan untuk penulis sendiri

      Hapus
  7. Menagggapi pertanyaan no 3
    Cara guru dlm menilai siswa pada saat pembelajaran kelompom adalah dgn melihat keaktifan siswa dlm melakukan diskusi.
    Terimkasih

    BalasHapus
    Balasan

    1. terimakasih atas tanggapan dan masukannya. semoga bisa bermanfaat buat artikel kami dan untuk penulis sendiri

      Hapus
  8. saya akan menanggapi pertanyaan no 2 tentang yang harus dipersiapkan oleh guru sebelum melakukan penilaian proses yaitu guru harus mengetahui tujuan pembelajaran tersebut sehingga guru dapat melakukan penilaian proses selama proses pembelajaran berlangsung.

    BalasHapus
    Balasan

    1. terimakasih atas tanggapan dan masukannya. semoga bisa bermanfaat buat artikel kami dan untuk penulis sendiri

      Hapus
  9. Menjawab soal nomor 2 haru mempersiapkan bahan (rubrik) yang akan di nilai (dalam penilaian) meliputi 3 ranah kongnitif afektif dan psikomotor

    BalasHapus
    Balasan
    1. waalaikum salam.
      terimakasih atas tanggapan dan masukannya. semoga bisa bermanfaat buat artikel kami dan untuk penulis sendiri

      Hapus
  10. yang harus dipersiapkan yaitu Kemampuan menyampaikan pendapat, Kemampuan memberikan argumentasi, kritik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. waalaikum salam.
      terimakasih atas tanggapan dan masukannya. semoga bisa bermanfaat buat artikel kami dan untuk penulis sendiri

      Hapus
  11. Artikel yang sangat menarik. Saya akan menanggapi pertanyaan no 3. Bagaimana cara melakukan penilaian jika siswa belajar dalam suatu kelompok ? Cara bekerja sama nya siswa.

    BalasHapus
    Balasan

    1. terimakasih atas tanggapan dan masukannya. semoga bisa bermanfaat buat artikel kami dan untuk penulis sendiri

      Hapus
  12. saya akan menanggapi pertanyaan no 3.
    Untuk penilaian kelompok, guru dapat memberi nilai sama untuk tiap anggota. Jadi ada nilai kelompok untuk seluruh anggota, tetapi bisa juga memberi nilai per individu. Untuk hal itu guru baiknya berdiskusi dengan siswa, apakah satu kelompok nilainya sama semua atau beda-beda sesuai performa masing-masing.

    BalasHapus
    Balasan

    1. terimakasih atas tanggapan dan masukannya. semoga bisa bermanfaat buat artikel kami dan untuk penulis sendiri

      Hapus
    2. saya sangat setuju apa yang di paparkan oleh saudari Reni Julianti

      Hapus
  13. saya menanggapi pertanyaa no 3
    cara menilai siswa secara perkelompok adalah dengan melihat keaktifan siswa saat berdiskusi bagaiman siswa memberi pertanyaan dan memeberi masukan pada saat diskusi

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih atas tanggapan dan masukannya. semoga bisa bermanfaat buat artikel kami dan untuk penulis sendiri

      Hapus
  14. Sya sependat dng ka humairah dri ulasan kelima tersebut kita juga bisa melihat apakah siswa tersebut aktif atau tdk dalam suatu kelompok

    BalasHapus
  15. Artikel nya sangat menarik dan jelas sekali permasalahan yang dibahas.

    BalasHapus
  16. Terimakasih saudari fella, artikel yang anda posting sangat membantu dan memberikan pengetahuan lebih.

    BalasHapus
  17. Saya tertarik berdiakusi disini.
    yang harus dipersiapkan yaitu Kemampuan menyampaikan pendapat, Kemampuan memberikan argumentasi, kritik

    BalasHapus